Remaja Masjid Nurul
Iman, Adakan Kegiatan Pembersihan Hingga Pendidikan.
Bulan suci Ramadhan kian dekat.
Sebagian besar masyarakat, khususnya di Indonesia yang beragama Islam
menyambutnya dengan suka-cita. Di negeri ini, menyambut kehadiran bulan
Ramadhan dengan acara tarhib yang begitu meriah. Seperti halnya dengan
bergulirnya acara-acara keagamaan di berbagai pelosok negeri ini.
Kebahagiaan itupun turut
dirasakan masyarakat khususnya para remaja di Komplek Pulo Gadung Permai
Kecamatan Sukarami, Palembang. Yang menggelar kegiatan bersih-bersih di Masjid
Nurul Iman Komplek Pulo Gadung Permai, Minggu (5/5/2019) kegiatan ini dilakukan
satu hari sebelum ramadhan, guna untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H.
“Bahagianya ada kegiatan
bersih-bersih seperti ini. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini.
Mudah-mudahan dengan lebih bersihnya masjid, jama’ah akan lebih khusyuk lagi dalam
beribadah. Terlebih sekarang mendekati bulan suci Ramadhan,” ujar Muhammad
Geradus, salah satu pengurus Masjid Nurul Iman.
Selain bersih-bersih masjid, dalam
rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1440 H. pengurus Masjid Nurul Iman bekerja
sama dengan Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Nurul Iman menyelenggarakan perlombaan
adzan untuk anak-anak dan Perlombaan hafalan surah-surah pendek ayat suci
Al-qur’an, Rabu (8/5/2019)
Ketua IRMA Masjid Nurul Iman
Muhammad Mardiansyah (23) mengaku sangat bangga terhadap anak-anak dan para
anggota IRMA yang ikut meramaikan dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.
“Alhamdulillah berkat kerja
keras dan tentu doa serta dukungan dari semua pihak yang tiada hentinya,
membuat para remaja masjid dengan senang melalukan kegiatan bersih-bersih
Masjid dan menyelenggarakan pendidikan lewat lomba-lomba religi kepada
anak-anak,” tutupnya
Dijelaskan Wangga Saputra selaku
ketua pelaksana, Perlombaan ini sengaja dilakukan untuk memeriahkan datangnya
bulan suci Ramadhan, dengan harapan dapat lebih menumbuhkan kecintaan terhadap
islam sejak dini. Selain itu juga memberikan pendidikan kepada anak-anak bahwa
Ramadhan ini bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus namun harus lebih menjaga
diri dari perbuatan yang tidak terpuji.
Disamping itu juga, lanjut Wangga untuk memotivasi anak-anak agar mempunyai
semangat untuk belajar, terutama para pelajar di wilayah Komplek Pulo Gadung
Permai.
“Peserta lomba adzan rata-rata masih berstatus Pelajar Sekolah Dasar
umurnya 5 sampai 10 tahun,” katanya
Adapun
peserta untuk lomba membaca dan hafalan surat pendek sebanyak 20 orang peserta.
11 peserta anak Laki-laki dan 9 orang peserta Perempuan. Ditambah lomba adzan
14 orang peserta Laki-laki.
Peserta pun tampak
antusias untuk mengikuti perlombaan baik adzan maupun bacaan surah pendek. Dipandu
tiga orang juri yakni, Ustadz Yopi (28) selaku pimpinan pondok pesantren
Insanul Fitrah, Ciknang (52) Selaku Pengurus Masjid Nurul Iman, dan Nazhirah
Aulia (21) gadis remaja yang hafizah 30
Juz.
‘’Kriteria penilaian yang ingin kita capai yaitu kemampuan para peserta
lomba dalam melantunkan suara adzan dan hafalan surah-surah pendek ayat suci
al-qur’an agar menjadi lebih indah didengar,’’ jelas Aulia salah satu juri
sekaligus Wakil Ketua IRMA Masjid Nurul Iman.
Para peserta surah
pendek membuat Masjid Nurul Iman menggema, dengan suara ayat-ayat Alquran. Sebagian
besar peserta pun didampingi langsung para orang tuanya untuk mengikuti lomba
religi ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar